Di Korea, influencer marketing adalah iklan yang diatur, dan risikonya ditanggung merek. Komisi Perdagangan yang Adil Korea (FTC) menetapkan aturan rinci tentang di mana dan bagaimana sebuah unggahan bersponsor harus menyatakan dirinya iklan, dan menuntut pengiklan ketika pengungkapan itu hilang atau disembunyikan. Jebakan kedua adalah kepemilikan. Secara bawaan konten milik kreator, jadi mengubah unggahan yang berkinerja bagus menjadi iklan berbayar, atau memasangnya di halaman produk Anda, membutuhkan lisensi yang dinegosiasikan lebih dulu. Ringkasan influencer marketing membahas platform dan cara memilih orang. Bab ini membahas kontraknya.
Apa yang dituntut aturan pengungkapan Korea
Pedoman FTC tentang iklan berbasis rekomendasi dan testimoni diperketat pada 2020 dengan media sosial sebagai sasarannya. Intinya sederhana: konsumen harus bisa melihat bahwa sebuah unggahan adalah iklan sebelum mereka membacanya sebagai opini.
- ▸Apa: segala kepentingan ekonomi, termasuk bayaran, produk gratis, diskon, dan komisi. Kolaborasi yang hanya berupa pemberian produk pun tidak dikecualikan.
- ▸Di mana: di judul atau bagian awal unggahan, terlihat tanpa harus menekan “selengkapnya”. Pengungkapan yang terkubur di belakang keterangan panjang atau di tengah tumpukan tagar tidak dihitung.
- ▸Bagaimana: dalam bahasa Korea yang jelas seperti 광고 (iklan) atau 협찬 (disponsori), idealnya menyebutkan apa yang diterima. Hanya “#ad” dalam bahasa Inggris atau frasa kabur seperti “Thanks to” tidak dianggap pengungkapan yang jelas bagi konsumen Korea.
- ▸Video dan siaran langsung: ungkapkan di awal dan akhir video, serta ulangi selama siaran langsung agar penonton yang bergabung di tengah juga melihatnya.
Fitur platform membantu, tetapi tidak menggantikan teks. Aktifkan label kolaborasi berbayar Instagram atau pengaturan promosi berbayar YouTube, dan tetap tulis pengungkapan berbahasa Korea di baris pertama keterangan atau deskripsi.
Siapa yang bertanggung jawab saat pengungkapan hilang
Merek asing sering mengira kreator bertanggung jawab atas unggahannya sendiri. Di Korea, sasaran utama penegakan aturan adalah pengiklan.
Kesimpulan praktisnya: tulis kewajiban pengungkapan dalam kontrak, berikan kalimatnya secara persis, dan periksa unggahan yang sudah tayang. “Kreator seharusnya tahu” bukan alasan yang membebaskan merek.
Apa yang harus diatur kontrak
Kreator dan agensi Korea terbiasa dengan perjanjian tertulis, dan kontrak yang jelas melindungi kedua pihak. Inilah pasal-pasal yang paling penting bagi merek asing.
- ▸Hasil kerja: format, jumlah unggahan, durasi, platform, tanggal tayang, dan apakah story atau video pendek termasuk.
- ▸Peninjauan dan revisi: satu atau dua putaran peninjauan draf dengan tenggat balasan. Revisi tanpa batas adalah sumber konflik yang umum.
- ▸Kewajiban pengungkapan: kreator mengungkapkan sesuai pedoman FTC, memakai kalimat yang Anda berikan, dan memperbaiki masalah pengungkapan begitu Anda minta.
- ▸Klaim: kreator hanya menyampaikan klaim yang bisa Anda buktikan, dan tidak pernah klaim medis untuk kosmetik atau suplemen.
- ▸Masa tayang: berapa lama unggahan harus tetap ada, umumnya beberapa bulan. Tanpa pasal ini, unggahan bisa hilang diam-diam.
- ▸Eksklusivitas: apakah kreator boleh bekerja dengan pesaing langsung, di kategori mana, dan untuk berapa lama.
- ▸Hak penggunaan: apa yang boleh Anda lakukan dengan kontennya, di mana, dan berapa lama. Lihat bagian berikutnya.
- ▸Pembayaran dan pajak: tarif, jadwal, dan penagihan. Membayar kreator perorangan di Korea biasanya melibatkan pemotongan pajak, dan itu salah satu alasan merek asing berkontrak lewat agensi Korea.
Susun kontrak dalam bahasa Korea, atau dua bahasa dengan versi Korea sebagai acuan, dan sepakati hukum yang berlaku. Kreator yang tidak nyaman membaca kontraknya tidak akan mengikuti detailnya.
Hak penggunaan menentukan apa yang bisa Anda lakukan dengan konten
Kejutan termahal dalam kampanye influencer adalah mengetahui bahwa unggahan dengan performa terbaik tidak boleh dipakai sebagai iklan. Hak datang berlapis, dan setiap lapis dihargai terpisah.
Tentukan media, wilayah, dan durasi untuk tiap lapis. “Tanpa batas, seluruh dunia, selamanya” biasanya menjadi titik gagalnya negosiasi.
Dua detail yang kerap mengejutkan tim:
- Wajah dan suara adalah hak terpisah. Memakai wajah atau suara kreator dalam iklan memerlukan persetujuan untuk pemakaian itu, bukan sekadar hak atas unggahannya.
- Musik sering tidak berlisensi untuk iklan. Lagu yang sedang tren dan ditambahkan dari dalam aplikasi hanya berlisensi untuk unggahan biasa. Jika sebuah konten berpeluang menjadi iklan, siapkan musik berlisensi atau audio orisinal sejak awal.
Jika Anda berencana menayangkan konten kreator sebagai iklan, lihat Iklan Meta dan Instagram di Korea yang membahas iklan kolaborasi. Memasang foto kreator di halaman produk marketplace juga persoalan hak penggunaan; lihat Halaman detail produk ala Korea.
Alur kampanye yang menghindari jebakan
- 1Brief yang memuat aturannyaPesan kunci, klaim yang bisa Anda dukung, kalimat pengungkapan yang wajib, dan hal-hal yang tidak boleh dikatakan kreator.
- 2Kontrak sebelum kontenTandatangani hasil kerja, kewajiban pengungkapan, masa tayang, eksklusivitas, dan hak penggunaan sebelum produk dikirim atau draf ditulis.
- 3Tinjau drafPeriksa posisi dan kalimat pengungkapan serta setiap klaim sebelum unggahan tayang. Jaga peninjauan tetap dalam putaran yang disepakati.
- 4Periksa unggahan yang tayangAmbil tangkapan layar unggahan dengan pengungkapan terlihat. Unggahan bisa disunting, dan bukti Anda harus menunjukkan apa yang benar-benar tayang.
- 5Kumpulkan hasilMinta data platform seperti jangkauan, simpanan, dan klik dalam tenggat yang disepakati, bukan hanya jumlah suka yang terlihat publik.
- 6Kelola kalender hakCatat kapan tiap hak penggunaan berakhir, dan hentikan penayangan konten sebagai iklan sebelum masa itu habis.
Kesalahan yang sering terjadi
- Hanya “#ad” dalam bahasa Inggris. Konsumen Korea dan FTC mengharapkan kalimat Korea yang jelas di bagian awal unggahan.
- Meminta kreator menyembunyikan sponsor. Ini membuat merek terpapar penegakan aturan dan menghancurkan kepercayaan begitu ketahuan.
- Tanpa pasal hak penggunaan. Tanpa itu, unggahan tidak bisa menjadi iklan, banner, atau bagian halaman produk tanpa negosiasi baru.
- Revisi tanpa batas. Merusak hubungan dan menunda unggahan. Sepakati jumlah putarannya di awal.
- Tanpa masa tayang. Sebuah unggahan bisa diarsipkan seminggu setelah pembayaran.
- Membayar tanpa kontrak. Pengungkapan, hak, dan pajak dibiarkan tak jelas, dan justru di situlah masalah muncul.
Pertanyaan yang sering diajukan
Apakah “#ad” sudah cukup di Korea?
Biasanya tidak jika hanya itu. FTC mengharapkan pengungkapan dalam bahasa Korea yang jelas, seperti 광고 atau 협찬, ditempatkan di judul atau bagian awal unggahan sehingga terlihat tanpa menekan “selengkapnya”. Gunakan juga label kolaborasi berbayar platform, tetapi perlakukan sebagai pelengkap teks Korea, bukan penggantinya.
Apakah kolaborasi yang hanya berupa pemberian produk perlu diungkapkan?
Perlu. Produk gratis adalah kepentingan ekonomi, jadi unggahan harus menyebutkan bahwa produk itu diberikan. Hal yang sama berlaku untuk diskon, komisi, dan perjalanan yang dibayari merek.
Siapa yang bertanggung jawab kalau influencer lupa mengungkapkan?
Terutama merek. Korea memperlakukan perusahaan yang produknya dipromosikan sebagai pengiklan, dan penegakan aturan diarahkan ke pengiklan. Masukkan kewajiban dan kalimat pengungkapan ke dalam kontrak, periksa unggahan yang tayang, dan simpan tangkapan layar sebagai bukti.
Bisakah kami memakai konten influencer di iklan kami sendiri?
Hanya jika kontrak memberikan hak itu. Secara bawaan konten milik kreator. Pemakaian berbayar, seperti menayangkan unggahan sebagai iklan kolaborasi Meta, biasanya dihitung sebagai biaya tambahan dan dibatasi waktu. Memakai wajah atau suara kreator dalam iklan memerlukan persetujuan tegas untuk pemakaian tersebut.
Apakah kontrak harus dalam bahasa Korea?
Ya, atau dua bahasa dengan versi Korea sebagai acuan. Kreator Korea bekerja dengan kontrak berbahasa Korea, dan pasal yang tidak bisa mereka baca adalah pasal yang tidak akan mereka patuhi. Sepakati hukum yang berlaku, dan jika Anda bekerja lewat agensi Korea, pastikan kontrak agensi dengan kreator meneruskan syarat pengungkapan dan hak penggunaan Anda.